Jenis Sepatu Wanita

 Mengapa sulit mencari keterangan yang terang ihwal jenis sepatu wanita??

       Ada banyak faktor, mungkin penulisnya kurang memahami ihwal jenis-jenis sepatu perempuan tetapi terdorong untuk menciptakan sebuah ulasan terhadap sepatu perempuan yang kebetulan sedang menjadi trend. Faktor lain, perkembangan sepatu perempuan sebagai produk yang bukan hanya didasarkan pada fungsi, tetapi juga faktor desain yang terus mengikuti perkembangan mode yang dinamis, menyulitkan untuk mengklasifikasikan sepasang seapatu dalam satu jenis tertentu.

       Bagi perempuan yang gemar dan suka mengkoleksi sepatu, akan lebih afdhol bila mengetahui dan memahami jenis-jenis sepatu hingga pada setiap bab dari sepatu yang sudah dikoleksinya. Bahkan mungkin sehabis mengatahui ihwal jenis-jenis sepatu, akan menemukan bahwa ternyata masih ada beberapa jenis sepatu yang belum dimiliki. Sedangkan bagi perempuan yang lebih mengutamakan fungsi dan penampilan di banyak sekali kesempatan, akan menambah pengetahuan dan wawasan.

Hanya ada 2 jenis.

Meskipun anda menemukan ribuan model sepatu saat berbelanja sepatu secara online, atau ditawari banyak model saat hendak memeli sepatu secara offline, pada prinsipnya sepatu hanya terdiri dari dua jenis.

a) Jenis pertama ialah sepatu yang mempunyai hak datar, apapaun materi dan bagaimanapun desainnya, biasanya disebut sebagai Flat Shoes.



b) Jenis yang kedua ialah sepatu yang mempunyai hak tinggi atau High Heels.



akan tetapi pada perkembangannya, setiap bentuk dan ukuran ketinggian hak dari sepatu perempuan high heels ini akibatnya terkelompok dan mempunyai istilah sendiri, menyerupai berikut :

1. Cone 
Hak pada tumit berbentuk bundar dan seluas telapak sepatu, semakin mengecil ke bab tengah dan ukuran tersebut sama hingga di bab titik kontak dengan lantai.


2. Stiletto 
Memiliki hak tinggi ramping dengan ketinggian 2 inci dan diameter tidak lebih dari 0,4 inci pada titik kontak dengan lantai. Stiletto boleh dibilang sebagai high heels dengan resiko paling tinggi, alasannya mempunyai stabilitas paling rendah, baik pada ujung hak maupun ujung jari-jari kaki yang berbentuk runcing.


 3. Prism
Hak dari bawah tumit mempunyai tiga sisi datar yang membentuk segitiga pada titik kontak dengan lantai. Prism atau prisma paa prinsipnya tidak erbeda denga wedges, hanya hak pada tumit semakin sempit. Prism lebih beresiko dibandingkan dengan wedges.


4. Wedges
Haknya penuh ke bawah sesuai bentuk kaki, wedges termasuk high heels yang disukai wanita, sekalipun banyak pemerhati mode yang beropini bahwa keseksian perempuan akan cenderung berkurang bila memakai wedges.

5. Kitten 
Hak lebih pendek, tumit ramping dengan ketinggian maksimum tidak lebih dari 2 inci dan diameter tidak lebih dari 0,4 inci pada titik kontak dengan lantai. Kitten lebih kondusif dipakai dan desainnya dapat dipilih sessuai dengan penampilan yang dikehendaki penggunanya.


6. Puppy 
Hak pada tumit tebal persegi dengan diameter dan tinggi sekitar 2 inci, Puppy termasuk high heels yang mempunyai stabilitas tinggi, sehingga paling kondusif dipakai dan dapat dipakai untuk lebih banyak kesempatan.

7. Spool
Hak dimulai penuh dari seluruh permukaan tumit dan menyempit pada titik kontak dengan lantai. Seperti puppy, spool lebih kondusif dan nyaman digunakan, semua perempuan bersahabat dengan hak ini.

Silahkan tentukan mana model sepatu pilihan kamu.. :)

Komentar